Perceptual Map – Excel

Perceptual Map adalah model visual dua dimensi berdasar Coordinate Cartesian System. Bisa juga lebiih dari dimensi, namun untuk pembahasan dengan Excel yang hanya menyediakan dua axis maka digunakan dua dimensi. Itu berarti ada dua axis yaitu vertikal dan hrozontal yang merepresentasi dua variabel yang dikehendaki oleh pengguna untuk berbagai tujuan. Contoh Perceptual Map berikut dibuat oleh Shinta dkk di MDP Bukopin -MB IPB.

Perceptual Map ini dibuat untuk mengetahui posisi persaingan antar Bank dengan memperhatikan dua Parameter  yaitu CAR atau Capital Adequate Ratio dan NPL atau  Non Performing Loan.

Perceptual Map bisa dengan mudah dibuat dengan Excel yang telah menyediakan berbagai fasilitas untuk memanipulasi grafik. Marilah kita mulai dengan contoh sederhana berikut. Ada 8 brand yang bersaing dan ada dua parameter yang menjadi perhatian, yaitu Capital dan ROI. Data dalam format Excel adalah:

A B C D E F G Average
Capital 900 200 800 100 300 600 400 471
ROI 8% 4% 5% 4% 6% 7% 7% 5.9%

Selanjutnya, blok saja seluruh data tersebut seperti prosedur pembuatan sebuah grafik, lalu pilih Scatter Chart dan di layar akan muncul:

Kemudian, seperti proses di Tornado Chart , gerakkan cursor ke axis X lalu click mouse kiri untuk memanipulasi X axis. Pilih position X axis sesuai dengan average dalam kasusm ini yaitu 471. Kemudian ulang proses yang sama untuk axis Y dengan average 5.9%. Selanjutnya, accosories data dan label dilengkapi, sesui dengan keinginan termasuk nilai minimum dan maksimum masing-masing axis,  dengan menggunakan fasilitas yang telah disediakan oleh Excel, sehingga diperoleh grafik Perceptual Map :

Sekali lagi, posisi axis X atau axis Y bisa diubah sesuai dengan tujuan analisis untuk memperoleh gambaran seperti yang dikehendaki.

Perceptual Map pada dasarnya adalah sebuah visualisasi data untuk tujuan memperbandingkan object dengan memperhatikan parameter yang saling berelasi. Oleh karena itu, Perceptual map juga bisa digunakan untuk memvisualisasikan berbagai fenomena sosial seperti kasus Pengeluaran per Capita dan Lama Waktu sekolah di seluruh Provinsi di Indonesia. Tujuan yang dikehendaki adalah untuk memperoleh gambaran bagaimana hasil pemerataan pembangunan Sosial & Ekonomi berelasi dengan Pendidikan di seluruh Provinsi di Indonesia.

Visualisasi data melalui Perceptual Map ini membantu untuk memahami permasalahan Pembangunan Sosial dan Ekonomi di Seluruh Provinsi di Indonesia. Bila wajib belajar 9 tahun digunakan sebagai parameter maka hanya ada 3 provinsi yang memenuhi yaitu DKI Jakarta, DIY, dan Kepri. Wilayah Indonesia Timur memang paling menyedihkan bila parameter pengeluaran dan lama waktu sekolah digunakan sebagai parameter. Dalam hal ini, kuliah Umum BJ Habibie di gedung BPPT benar bahwa telah terjadi ketidakadilan subsidi. Mestinya subsidi itu memperhatikan kewilayahan dan bukan disama ratakan. Habibie juga menghitung mengenai proporsi pembangunan jalan dan fasilitas yang tidak adil.

Dengan demikian, mudah sekali membuat Perceptual Map dengan Excel. Tetapkan dulu apa tujuan yang dikehendaki, kemudian plot data ke Excel dan selanjutnya gunakan fasilitas yang telah tersedia di Excel seperti dalam contoh di atas. Excel adalah teknologi, dan bagaimana teknologi itu digunakan sangat tergantung kepada penggunanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *